Video Gallery
News Headlines
- INDUSTRI TEKSTIL: Revitalisasi mesin perlu insentif
- Batasi Impor China, Selamatkan Industri Nasional
- Indonesia-Jepang kerja sama standarisasi
- Indonesia berhasil pasarkan produk perikanan
- Indonesia pasar potensial PERALATAN LABORATORIUM
- Nilai INVESTASI OTOMOTIF capai Rp32 triliun
- Indonesia Geser Malaysia di CSPO
- INDUSTRI SEPATU: Kemenperin optimistis ekspor sepatu nasional tumbuh 7%
- KAWASAN INDUSTRI dilirik investor Jepang untuk relokasi pabrik
- Dicari, 4 Juta Wirausaha yang Bisa Tingkatkan Investasi
- Industri Tepung Terigu Masih Cerah di 2012
- Industri Mesin Dikembangkan Sesuai Tren Pasar
- Desainer Italia akan bantu produk Cibaduyut
- Investasi Otomotif Ditingkatkan di Indonesia Timur
- Pengusaha Italia Jajaki Bisnis di Indonesia
- PABRIK TEKSTIL tak diimbangi pasok tenaga kerja
- Ekspor Produk Rotan Melonjak 8 Kali Pasca Larangan Jual Mentah
- Industri Elektronik Siap Terapkan SNI
- Omzet Industri Logistik Diprediksi Tumbuh Rp 10 Triliun
- Keramik Made in Indonesia Laris di Australia & Srilanka
Visitors Counter
| 2012, Omzet Industri Roti Diprediksi Capai Rp5,6 T |
Omzet industri roti nasional diperkirakan akan mencapai Rp5,6 triliun pada tahun ini. Jumlah itu mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp5 triliun. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bakery Indonesia (Apebi), Chris Hardijaya, mengatakan penjualan pada tahun lalu bertumbuh hingga 15 persen dibandingkan pada 2010. Pertumbuhan penjualan yang menurun pada tahun ini, kata dia, disebabkan oleh kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan harga bahan bakar minyak (BBM). "Masalah yang bisa menghambat tahun ini adalah kenaikan TDL dan BBM. Selain itu juga ada potensi dari rencana sertifikasi halal yang bisa mengancam perusahaan kecil," kata Chris di Jakarta, Minggu (29/1/2012). Menurutnya, kenaikan BBM akan menyebabkan biaya distribusi menjadi tinggi, terutama untuk produsen-produsen kecil. Dia menambahkan, kenaikan TDL dan BBM juga berpotensi menurunkan daya beli masyarakat serta meningkatkan harga bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi roti. Seperti diketahui, pada April 2012, pemerintah akan melaksanakan dua kebijakan sekaligus di sektor energi, yaitu pembatasan konsumsi BBM subsidi dan kenaikan TDL sebesar 10 persen. Menko Perekonomian Hatta Rajasa pernah mengatakan, pemerintah sudah memperhitungkan laju inflasi akibat kenaikan TDL mulai April nanti sehingga pemerintah ingin TDL tetap naik. "Inflasi sudah diperhitungkan. Kenaikan TDL sudah diperhitungkan," kata Hatta. SUmber: http://economy.okezone.com |










(0 vote)
