Video Gallery

Advertisement

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday68
mod_vvisit_counterLast Week2527

Produktivitas Industri Tekstil Naik 13,6%
Average user rating    (0 vote)
Views 51    
Produktivitas industri tekstil dan produk tekstil (TPT) meningkat hingga 13,68% sebagai hasil dari program restrukturisasi permesinan yang digulirkan oleh Kementerian Perindustrian pada 2009 yang menelan anggaran sekitar Rp240 miliar.

Menteri Perindustrian M. S. Hidayat mengatakan hingga 31 Juli, restrukturisasi permesinan industri TPT yang dimulai sejak 2007 masih berlangsung, yang meliputi sosialisasi program, monitoring pelaksanaan permesinan TPT 2009, dan penerimaan pendaftaran calon peserta program.

Dari 193 perusahaan yang mengikuti program restrukturisasi tersebut, tuturnya, Kemenperin telah memonitor 100 perusahaan dengan hasil yang cukup menggembirakan.

"Untuk program restrukturisasi permesinan TPT pada 2009, hasilnya meliputi peningkatan efisiensi penggunaan energi sebesar 8,99%-14,26%, meningkatkan penyerapan tenaga kerja 7,22%, peningkatan kuantitas produksi 16,27%-21,89%, dan peningkatan produktivitas 8,44%-13,68%," paparnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, hari ini.

Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Kemenperin Ansari Bukhari sebelumnya mengatakan program restrukturisasi permesinan TPT 2009 menyasar sekitar 200 perusahaan. Program itu ditargetkan bisa menciptakan 22.000 lapangan kerja.

Selain itu, kata Ansari, program restrukturisasi mesin juga diyakini berdampak pada produktivitas dan efisiensi biaya produksi sehingga menghasilkan produksi yang lebih berdaya saing.

Program restrukturisasi permesinan TPT dilakukan pertama kali pada April 2007, dengan pagu anggaran Rp153,31 miliar yang diserap 92 perusahaan dan memacu investasi hingga Rp1,55 triliun.

Sumber: Bisnis.com
Print Send to friend