Video Gallery
News Headlines
- Kadin : tujuh faktor perlambat industri indonesia
- Biaya Siluman Bebani Industri 25%
- Produksi Manufaktur Besar dan Sedang Tumbuh 5,56 Persen
- Dalam Lima Tahun Ekspor RI Naik 100 Persen
- Sejumlah Perusahaan Finlandia Tergiur Bisnis di Indonesia
- 2012, Omzet Industri Roti Diprediksi Capai Rp5,6 T
- Ekspor Indonesia ke Finlandia Didominasi Karet Alam
- AS Mulai Melirik Industri Otomotif Nasional
- Optimistis, ekspor RI ditargetkan naik 10%
- Ini Dia Roadmap Industri Otomotif 2011-2025
- INDUSTRI NASIONAL: Porsi Impor Bahan Baku Capai 92%
- Pemerintah Dorong Peningkatan Industri Bahan Baku
- Industri Domestik Dapat Subsidi Gas Rp40 Triliun per Tahun
- Daya Saing Industri Dijaga
- Industri Diberi Waktu 10 Tahun Wajib Tarik Sampah Hasil Produksi
- Prospek Bisnis Otomotif Tahun 2012 Cerah
- Gita Wirjawan : Investment Grade, Ekspor RI Bakal Naik
- Tahun 2012, Industri Logistik Indonesia Tumbuh 14,2%
- PERTUMBUHAN EKONOMI: BUMN Didorong Jadi Penopang Industri & Perdagangan
- Tiga Bidang Ditetapkan Industri Masa Depan
Visitors Counter
| Produktivitas Industri Tekstil Naik 13,6% |
Produktivitas industri tekstil dan produk tekstil (TPT) meningkat hingga 13,68% sebagai hasil dari program restrukturisasi permesinan yang digulirkan oleh Kementerian Perindustrian pada 2009 yang menelan anggaran sekitar Rp240 miliar. Menteri Perindustrian M. S. Hidayat mengatakan hingga 31 Juli, restrukturisasi permesinan industri TPT yang dimulai sejak 2007 masih berlangsung, yang meliputi sosialisasi program, monitoring pelaksanaan permesinan TPT 2009, dan penerimaan pendaftaran calon peserta program. Dari 193 perusahaan yang mengikuti program restrukturisasi tersebut, tuturnya, Kemenperin telah memonitor 100 perusahaan dengan hasil yang cukup menggembirakan. "Untuk program restrukturisasi permesinan TPT pada 2009, hasilnya meliputi peningkatan efisiensi penggunaan energi sebesar 8,99%-14,26%, meningkatkan penyerapan tenaga kerja 7,22%, peningkatan kuantitas produksi 16,27%-21,89%, dan peningkatan produktivitas 8,44%-13,68%," paparnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, hari ini. Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Kemenperin Ansari Bukhari sebelumnya mengatakan program restrukturisasi permesinan TPT 2009 menyasar sekitar 200 perusahaan. Program itu ditargetkan bisa menciptakan 22.000 lapangan kerja. Selain itu, kata Ansari, program restrukturisasi mesin juga diyakini berdampak pada produktivitas dan efisiensi biaya produksi sehingga menghasilkan produksi yang lebih berdaya saing. Program restrukturisasi permesinan TPT dilakukan pertama kali pada April 2007, dengan pagu anggaran Rp153,31 miliar yang diserap 92 perusahaan dan memacu investasi hingga Rp1,55 triliun. Sumber: Bisnis.com |











(0 vote)
