Video Gallery
News Headlines
- INDUSTRI TEKSTIL: Revitalisasi mesin perlu insentif
- Batasi Impor China, Selamatkan Industri Nasional
- Indonesia-Jepang kerja sama standarisasi
- Indonesia berhasil pasarkan produk perikanan
- Indonesia pasar potensial PERALATAN LABORATORIUM
- Nilai INVESTASI OTOMOTIF capai Rp32 triliun
- Indonesia Geser Malaysia di CSPO
- INDUSTRI SEPATU: Kemenperin optimistis ekspor sepatu nasional tumbuh 7%
- KAWASAN INDUSTRI dilirik investor Jepang untuk relokasi pabrik
- Dicari, 4 Juta Wirausaha yang Bisa Tingkatkan Investasi
- Industri Tepung Terigu Masih Cerah di 2012
- Industri Mesin Dikembangkan Sesuai Tren Pasar
- Desainer Italia akan bantu produk Cibaduyut
- Investasi Otomotif Ditingkatkan di Indonesia Timur
- Pengusaha Italia Jajaki Bisnis di Indonesia
- PABRIK TEKSTIL tak diimbangi pasok tenaga kerja
- Ekspor Produk Rotan Melonjak 8 Kali Pasca Larangan Jual Mentah
- Industri Elektronik Siap Terapkan SNI
- Omzet Industri Logistik Diprediksi Tumbuh Rp 10 Triliun
- Keramik Made in Indonesia Laris di Australia & Srilanka
Visitors Counter
| Prospek Bisnis Otomotif Tahun 2012 Cerah |
Pertumbuhan ekonomi, stabilitas makro, dan peningkatan daya beli masyarakat membuat prospek bisnis otomotif nasional cerah. Produsen otomotif nasional memperkirakan angka penjualan mobil tahun 2012 bisa tumbuh sedikitnya 10 persen. Wakil Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto memaparkan hal ini dalam Outlook Otomotif Indonesia Tahun 2012 yang diselenggarakan lembaga konsultan bisnis Frost and Sullivan dan Gaikindo di Jakarta, Rabu (18/1/2012). "Target penjualan mobil tahun 2012 yang pesimis adalah 920.000 unit dan yang optimistis adalah 940.000 unit. Hal yang bisa memengaruhi target ini adalah krisis Eropa dan gangguan isu pembatasan bahan bakar minyak (BBM)," ujar Jongkie, yang juga Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia. Tingkat penjualan mobil Indonesia kini tertinggi di Asia Tenggara sebanyak 813.000 unit sampai November tahun 2011, jauh meninggalkan Thailand (739.000), Malaysia (550.000), dan Filipina (130.000). Penjualan mobil penumpang berharga Rp 150 juta bermesin 1.500 cc ke bawah masih mendominasi pasar. Dari 894.000 mobil yang dijual tahun lalu, penjualan Toyota Avanza sebanyak 162.367 unit (18,2 persen) dan disusul Daihatsu Xenia 66.835 unit (7,5 persen). Wakil Presiden Otomotif dan Transportasi Frost and Sullivan (FS) Asia Pasific Vivek Vaidya menambahkan, prospek ekonomi dan peningkatan penjualan mobil akan menaikkan permintaan suku cadang. Investor asing yang meninggalkan negara-negara terkena krisis akan berinvestasi ke Indonesia. Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com |










(0 vote)
