| Musuh Utama Anda adalah Diri Sendiri |
| Average user rating |
(0 vote) |
|
| Views |
175  |
|
Bagaimana menghilangkan rasa malas? Beberapa kali mengikuti seminar, dan beberapa kali mengikuti workshop, pertanyaan ini sering terlintas untuk saya tanyakan. Para pembicara menyampaikan pandangannya dengan berbagai jawaban yang pada intinya sama yaitu "Ubahlah kebiasaan Anda". Sayangnya pada saat saya belum memahami maksud mereka tersebut dulu, saya masih merasa seperti dibelenggu oleh rasa malas yang sangat akut.
|
|
| Average user rating |
(0 vote) |
|
| Views |
127  |
|
Setiap orang berhak memiliki motivasi yang berbeda sebagai alasan dalam mencapai tujuan hidup, serta menetapkan kesuksesan dalam hidup mereka sesuai keinginan mereka. Berdasarkan alasan dasar "kenapa harus mencapai sukses dalam hidup", saya mengklasifikasikan manusia menjadi dua jenis: Yang pertama: manusia yang berorientasi untuk mendedikasikan kesuksesan yang mereka kejar ataupun mereka dapat kepada manusia lain dalam ruang lingkup yang luas (memiliki kepentingan ataupun tidak, memikili hubungan dekat atau tidak, mengenal mereka atau tidak). Umumnya mereka memiliki pandangan bahwa kesuksesan tertinggi adalah saat kita dapat membagi berkat yang kita dapatkan untuk membahagiakan sesama. Terlepas dari agama apa mereka, namun hal yang dapat disimpulkan adalah adanya kematangan spiritualitas di diri mereka.
|
| Average user rating |
(0 vote) |
|
| Views |
123  |
|
Boneka anjing kecil itu memang sungguh lucu dan menggemaskan. Dengan dibekali dua baterai di dalamnya, ia bisa bergerak ke depan dan ke belakang sambil mengeluarkan suara yang rada unik. Lehernya yang fleksibel, bisa bergerak manggut manggut dan matanya yang dapat bersinar sinar seiring dengan suara dan gerakannya membuat ia menjadi mainan yang sangat disukai Shanza yang masih berumur hampir empat bulan itu. Harganya pun terbilang sangat murah. Hanya dengan uang satu lembar lima puluh ribuan Rupiah, kita sudah dapat membawa pulang mainan tersebut sampai ke rumah.
|
| Pertumbuhan Vs Kesempurnaan |
| Average user rating |
(0 vote) |
|
| Views |
124  |
|
“Raihlah tempat teratas. Berdaya upayalah sebaik – baiknya. Jadilah yang terbaik; jangan puas dengan tempat kedua.”Retorika semangat untuk berusaha sebaik – baiknya, untuk menjadi yang terbaik. Akan tetapi, retorika mengkhianati realitas. Retorika tidak realistis. Tidak pernah ada yang sempurna. Coba dan ralat adalah kondisi manusia, kondisi kita. Kita telah mencoba segala penyamaran, segala penyangkalan. Kita telah mencoba seakan – akan mempunyai segala – galanya. Akan tetapi, dengan segala dalih dan kepura – puraan, kita tahu bahwa prestasi kita tidak pernah dapat memenuhi impian kita. Kita tidak pernah dapat menjadi sempurna.
|
| Average user rating |
(0 vote) |
|
| Views |
134  |
|
Kita sudah begitu akrab dengan ungkapan-ungkapan kesuksesan seperti "sukses itu kerja keras", "sukses itu impian yang dibarengi tindakan", "sukses itu adalah menjadi lebih baik dari sebelumnya", dan sebagainya ... Satu hal lagi yang agak jarang kita sadari adalah ternyata sukses itu juga berarti "paksa/pemaksaan." Artinya kita HARUS melakukan hal-hal yang sebetulnya tidak enak, kita harus melakukan hal-hal yang sesungguhnya tidak nyaman, kita harus melakukan hal-hal yang senyatanya benar-benar "menyiksa diri".
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 9 of 28 |