Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen bakal berinvestasi di Indonesia. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan II Tahun 2022.
"Mereka akan melakukan investasi di Indonesia, mereka akan lakukan di Sulawesi, dan prekursor, katodenya direncanakan di KIT Batang," kata Bahlil di Gedung Kementerian Investasi,Rabu (20/7/2022).
Bahlil mengaku punya perasaan yang baik terhadap rencana investasi VW. Ia menyebut kontrak pertama sudah jalan, dan sekarang masuk ke tahap kedua.
Mantan Ketua HIPMI ini mengatakan, Volkswagen menjalin kerja sama dengan perusahaan nikel asal Sulawesi. Namun terkait nilai investasi yang ditanamkan, Bahlil belum bisa memastikan.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya berupaya memperlancar ekspor produk hilir minyak sawit, dengan tetap memprioritaskan pengamanan pasokan minyak goreng di dalam negeri melalui program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR).
Perizinan ekspor minyak sawit dan produk olahan sawit ditentukan oleh Persetujuan Ekspor yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan, di mana Kemenperin bertugas memutakhirkan data pelaporan realisasi distribusi MGCR sebagai basis angka Persetujuan Ekspor.
“Angka ini direkapitulasi untuk kemudian disepakati secara lintas antara K/L sebagai angka kuota ekspor masing-masing perusahaan,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Senin.
Daya saing industri makanan dan minuman Tanah Air di ekosistem investasi global dinilai cukup tinggi dan lebih baik dari sejumlah negara maju yang tertekan akibat inflasi.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan posisi tawar industri mamin Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa yang terimbas inflasi.
"Industri mamin dalam negeri lebih baik dari negara besar lainnya. Permintaan domestik AS dan Eropa turun. Investor akan lebih melirik Indonesia," kata Faisal kepada Bisnis, Kamis (21/7/2022).
Selain AS dan Eropa, industri mamin kompetitor lain seperti China juga sedang dalam kondisi kurang beruntung sehubungan dengan masih berlakunya kebijakan zero Covid-19.
Petrokimia Gresik meresmikan pabrik NPK Phonska Alam berkapasitas 10.000 ton/tahun, di Gresik, Jawa Timur, Minggu (17/7). Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyatakan bahwa ini merupakan pabrik pupuk NPK organik pertama di Indonesia.
Pabrik ini hadir karena adanya kebutuhan pupuk dengan kandungan N, P dan K yang terstandar dan bermutu bagi pertanian organik di Indonesia. Data Aliansi Organis Indonesia (AOI) menyebut, terdapat 251.630 Hektare (Ha) lahan pertanian organik di Indonesia yang merupakan pasar besar bagi Phonska Alam.
"Pada tahun 2000 Petrokimia Gresik menjadi pionir pupuk majemuk di Indonesia, bahkan kini menjadi kiblat teknologi pupuk NPK di tanah air. Semangat itu kembali kami hadirkan melalui kelahiran Phonska Alam guna mendukung pertanian organik dan terwujudnya sustainable agriculture," ujar Dwi lewat pernyataan tertulisnya, Senin (18/7/2022).
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat peningkatan realisasi investasi di sejumlah sektor manufaktur Tanah Air pada paruh pertama 2022.
Mengutip laporan realisasi investasi BKPM terbaru yang dirilis Rabu (20/7/2022), kenaikan realisasi investasi signifikan dialami oleh sektor logam serta makanan dan minuman (mamin).
"Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya naik 15 persen. Industri makanan naik 7,2 persen," kata Menteri Investasi/BKPM dalam paparannya, Rabu (20/7/2022).
Jika dirinci, realisasi investasi kedua sektor tersebut masing-masing senilai Rp87,9 triliun dan Rp42 triliun yang diraup secara total dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA).
Pemerintah optimistis kinerja ekspor pada semester II/2022 tetap apik meskipun dibayangi resesi ekonomi global.
Menurut Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kemendag Veri Anggrijono, sejumlah hal bakal menjadi katalis bagi performa apik ekspor Tanah Air.
Pertama, penguatan dolar Amerika Serikat terhadap mata uang rupiah bakal membuat eksportir dalam negeri menggenjot volume ekspor demi meningkatkan likuiditas perusahaan.
"Volume ekspor pasti akan digenjot untuk meningkatkan liquiditas. Dengan penguatan dolar terhadap rupiah, logikanya, pengusaha pasti akan meningkatkan volume ekspor," kata Veri kepada Bisnis, Jumat (15/7/2022).
Kedua, naiknya volume impor sepanjang paruh pertama tahun ini disebut akan memacu industri dalam negeri untuk memacu aktivitas ekspor.
Page 97 of 150



