Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan industri pengolahan menjadi lapangan usaha dengan sumber pertumbuhan terbesar, yakni 0,96% (year-on-year/yoy) pada triwulan III/2024 atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1,06% yoy.
Adapun, pertumbuhan industri pengolahan terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 4,72% yoy atau lebih rendah dibandingkan triwulan III/2023 lalu sebesar 5,19%. Kendati demikian, secara kuartalan tumbuh dibandingkan kuartal II/2024 sebesar 3,95% quartal-to-quartal (qtq).
Plt. Kepala BPS Amalia A. Widyasanti mengatakan, perkembangan lapangan usaha dengan sumber pertumbuhan terbesar pertama adalah industri pengolahan yang tumbuh didorong oleh permintaan domestik dan luar negeri.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut industri sepeda motor Indonesia terus mengalami pertumbuhan, dan diproyeksikan dapat menyerap lebih dari 5 juta tenaga kerja.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, di tengah melambatnya kondisi ekonomi dunia yang menyebabkan pelemahan daya beli masyarakat, penjualan sepeda motor masih tetap bertumbuh.
"Kita juga bangga bahwa industri sepeda motor mampu menyerap tenaga kerja yang besar. Lebih dari 5 juta tenaga kerja yang menjadi bagian dari industri atau produksi kendaraan roda dua. Ini mulai dari produsen prinsipal sampai ke industri pendukung," ujar Faisol di acara Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 pada Rabu (30/10/2024).
Oleh sebab itu, Faisol mengapresiasi para produsen sepeda motor yang menyumbang devisa kepada negara, dan juga kepada masyarakat yang telah berpartisipasi mengakselerasi pertumbuhan kendaraan roda dua di Indonesia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy pada Jumat (1/11). Dalam pertemuan yang bertempat di Kantor Kementerian PPN/Bappenas tersebut, kedua menteri membahas mengenai arah kebijakan industrialisasi dalam RPJPN 2025-2045 serta mengenai rancangan RPJMN 2025-2029.
“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Menteri PPN/Kepala Bappenas, untuk mencapai target Pembangunan ekonomi, industri manufaktur harus menjadi leading sector-nya. Kami sepakat bahwa untuk mencapai target pembangunan, perlu policy dan strategi yang tepat,” ujar Menperin.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut, Menperin juga menyampaikan tiga hal pokok kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas. Pertama, mengenai Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Gas Bumi untuk Kebutuhan Domestik.
Percepatan transformasi digital merupakan salah satu program prioritas bagi industri manufaktur di Indonesia. Implementasi smart manufacturing di Indonesia diyakini dapat mendongkrak nilai ekonomi yang signifikan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengemukakan, penerapan smart manufacturing merupakan bagian dari transformasi industri dalam mewujudkan peta jalan Making Indonesia 4.0.
“Sejak diluncurkannya Making Indonesia 4.0, kita berhasil melakukan transformasi pelaku industri di Indonesia ke arah digital. Kami optimistis, transformasi digital dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksi yang ada di perusahaan industri. Hal ini tentunya membawa dampak positif terhadap peningkatan daya saing,” jelas Agus di Jakarta.
Berdasarkan studi Ericsson 5G for Business, digitalisasi dengan teknologi 5G akan menawarkan potensi pendapatan sebesar USD8,49 miliar untuk operator di Indonesia, dengan sektor manufaktur yang menunjukkan potensi maksimal.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Indonesia pada Oktober 2024 tercatat sebesar 52,75 atau ekspansi. IKI meningkat 0,27 poin dibandingkan September.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, peningkatan ini ditopang oleh ekspansi 22 subsektor industri manufaktur, yang berkontribusi 97,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri manufaktur nonmigas pada Triwulan II-2024.
Subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah industri minuman, yang mengalami kenaikan signifikan karena peningkatan pesanan domestik menjelang Pilkada serentak dan persiapan Hari Raya Natal serta Tahun Baru.
Di sisi lain, industri barang galian nonlogam juga mengalami ekspansi, namun sedikit menurun 3,32 poin dibandingkan bulan sebelumnya, di mana produk dari RRT masih mendominasi pangsa pasar domestik. Terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 70/2024 yang menerapkan Bea Masuk Antidumping (BMAD) pada keramik impor diharapkan bisa meningkatkan optimisme pelaku usaha di subsektor ini.
Pasar alat berat nasional perlahan mulai pulih seiring membaiknya permintaan produk dari para pelanggan. Walau begitu, pihak produsen masih mengalami kendala impor komponen alat berat.
Ketua Umum Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) Giri Kus Anggoro menyebut, produksi alat berat nasional tercatat sebesar 5.138 unit pada Januari-September 2024 atau berkurang sekitar 18% year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 6.248 unit.
Walau begitu, Hinabi menyebut produksi alat berat nasional ada kenaikan 10% sepanjang kuartal III-2024 dibandingkan kuartal II-2024.
"Ini disebabkan oleh peningkatan kebutuhan alat berat untuk operasi pertambangan batubara dan nikel serta perkebunan," ujar dia, Senin (28/10).
Berkaca dari hasil di kuartal ketiga, Hinabi tetap optimistis target produksi alat berat nasional sebesar 8.000 unit dapat tercapai pada akhir tahun nanti. Mayoritas hasil produksi alat berat di Indonesia masih terserap untuk sektor pertambangan, perkebunan, dan konstruksi.
Page 38 of 150



